Selasa, 29 Maret 2011

PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI, MASIH ADAKAH?

Fakta tak terbantahkan bahwa petani di negara ini masih berada pada level terbawah tingkat kesejahteraan ekonominya dan status sosialnya. Hal ini semakin miris ketika kita menyaksikan berita tentang langka dan mahalnya harga pupuk, sulitnya mendapatkan bantuan modal usaha dan terbatasnya alternatif pemasaran. Di sisi lain kita juga menyaksikan adanya petani yang kembali dari pasar tanpa membawa uang sepersenpun karena hasil tanamannya tidak terjual, mukanya pucat dan keningnya berkerut, ia tak mampu membayar uang dan buku sekolah anak-anaknya.
Di sisi lain pola dan cara petani dalam mengolah dan merawat tanamannya tidak banyak mengalami kemajuan, mereka lebih suka bekerja dan mengolah lahannya secara sendiri-sendirian dengan segala keterbatasan alat-alat pertanian.
Dari tahun ke tahun pemerintah telah berupaya mengangkat derajat para petani dengan berbagai program, namun kesejahteraannya belum juga membaik. Agaknya petani butuh diberdayakan, salahsatunya binalah dan berdayakanlah kelompok tani dengan sebaik-baiknya karena memang petani butuh program pemberdayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar